Jumat, 29 Juli 2011

Kegagalan Jalan Menuju Kesuksesan

Kegagalan adalah jalan untuk menuju kesuksesan

Terinsipirasi kisah perjalanan  karir seseorang yang bergelut dibidang jasa penjualan pulsa. Sebut saja Mas Riyanto Pemilik Outlet ASSOY CELL yang sempat berhenti  dari pekerjaannya dan menganggur selama setahu.


Kemudian beliau nekat terjuan di dunia celluler dengan hanya bermodalkan Uang Rp. 150 rbu dengan sebuah chip all operator.


Hal tersebut beliau jalani selama 6 Tahun,,,,,, Bayangkan 6 tahun,,,,Buju bune………  dengan penuh semangat dan kerja keras, hingga sekarang beliau telah memiliki counter yang terletak di Jalan Yosodipuro No 1 Banjarsari, Surakarta dan tentunya dengan omset yang mencapai sekitar 8 juta per bulannya. 

Sungguh luar biyasa apa yang telah didapat Mas Riyanto, bayangkan hanya bermodal 150 rbu dan sekarang menjadi 8 juta perbulan dengan semangat dan kerja keras usaha ini beliau tekuni selama 6 tahu.


Sobat sekalian sukses tidaknya seseorang sangat tergantung dari semangat, kerja keras, serta Fokus kita terhadap salah satu perkerjaan yang kita kerjakan.


Semangat merupakan kekuatan yang sangat luar biyasa untuk menjadikan kita kerja keras dalam pekerjaan kita. Begitu juga dengan Fokus yang berarti tetap pada pekerjaan itu, focus dengan pekerjaan yang telah digeluti. Kerjakan dengan sabar , tekun dan percaya diri maka, Hasil yang akan kita raih akan luar biasa.


Sungguh Luar biasa Kisah diatas Bagi Saya
Semoga sobat sekalian juga dapat merasakan perasaan yang sama


Memang benar kata pepatah “Kegagalan adalah sukses yang tertunda
Kegagalan jangan sampai memadamkan api semangat dan percaya diri yang telah berkobar-kobar. Jadikanlah sebuah kegagalan sebagai pemacu semangat.

Jumat, 08 Juli 2011

::: Jadilah Seperti Intan :::

::: Jadilah Seperti Intan :::: "
(Nasehat seorang suami untuk istrinya)


Istriku, engkau adalah perhiasan, beludru hijau, lambang pemujaan para sufi. Ketenangan sebuah keluarga ada di tanganmu.
Engkau adalah pasak yang dengannya sebuah sebuah gunung mampu berdiri tegak. Salam, keselamatan berlimpah kesejahteraan bagi mereka , suami yang memiliki istri shalehah.

Jadilah engkau seperti intan, mawar. Jangan engkau seperti benalu yang tidak berharga, seperti debu yang tak bernilai, sebagaimana yang dikatakan Iqbal si anak benua India........

Hilangkan ketakutan luka dan gelisah
“Jadilah keras seperti batu
walau terus di hempas badai,
namun tegar bicara kebenaran'
“Jadilah sebuah Intan
Siapa bekerja keras dan menggenggam erat
Ia menang di dunia dan berhasil
Baik disini dan di akhirat kelak.”
........Tidakkah engkau perhatikan bagaimana sebutir intan, ia lebih mahal daripada batu sebesar apapun?
Engkau temui batu disembarang tempat, dijalanan. Dia di injak-injak manusia dan di lempar kesana kemari, sedang intan semayam di persembunyiannya, di dalam batu yang kokoh , di dalam guci yang indah, yang hanya keluar untuk sang pemiliknya.Kemurnian intan selalu tetap terjaga; kesejukan sinarnya melebihi embun pagi di ujung daun. Dia tidak pernah berkarat. Lekukan wajahnya kian memancarkan ketenangan, namun dia kokoh melebihi bebatuan
.................Jadilah Intan, jangan jadi setetes embun
Jadilah raksasa di dunia, seperti gunung
Dan membawa jambul milikmu
.................Ayatullah khomeini pernah berwasiat , katanya ; “Ketenagan, ketentraman, kesejahteraan, kebahagiaan dan kemantapan hidup sebuah keluarga dikaitkan pada kaum wanita.Jika wanita menyia-nyiakan amanat dan gagal menuaikan kewajibannya, akan timbul pertengkaran, penyelewengan, kegelisahan, kelainan, kebencian dan kepahitan hidup”Istriku, setidaknya dalam keluarga engkau telah menjadi mawar, yang menjaga kehormatannya sembari menebar bau wangi kesekelilingnya tanpa rasa bosan dan lelah.Jangan kau gadaikan sinarmu dengan airmata dan jangan kau jual wangimu dengan penyesalan masa lalu. Jangan pula kau biarkan serangga mengoyak mahkotamu dan jangan kau biarkan tukang tambang menginjakmu dan membuat sinarmu padam.“Jadilah seperti Intan, ! Jadilah seperti mawar !...
Jadilah diri yang berisi seperti mawar di taman
Jangan pergi ke kebun bunga untuk sebarkan baumu
Karena hidup adalah mengembangkan dirimu
Dan kumpulkan mawar dari ranjang bunga...
***Jangan sampai cahayamu padam karena sebuah bola api kecil, karena seekor serangga yang haus, bola api dan serangga bukanlah halangan untuk tetap melebarkan sayap keindahanmu. Jangan sampai kesulitan hidup membuatmu menyerah...***
Jika Anda ingin hidup, maka kehidupan itu berada ditengah-tengah bahaya.
Jika ada kesulitan , jangan menghindar darinya. Atasilah kesulitan-kesulitan itu.
Bahaya selalu merupakan suatu berkah yang tersembunyi karena akan mendatangkan yang terbaik untuk Anda...!***(Jangan menangis Istriku)
by : Violet senja
"

::: Indahnya Memaafkan :::

::: Indahnya Memaafkan :::: "
Seringkali terjadi seseorang merasa berat memaafkan kesalahan orang lain. Apalagi bila orang tersebut meninggalkan bekas luka yang terasa menyakitkan. Luka yang kadang mengaga menimbulkan duka yang mendalam. Luka yang sulit untuk dilupakan..
Semakin besar kesalahan semakin perih luka semakin sulit dilupakan bahkan seringkali tanpa disadari menimbulkan dendam.
Allah mengajarkan kita untuk memaafkan. Memaafkan adalah obat yang paling mujarab untuk menyembuhkan luka. Obat yang paling ampuh untuk menghilangkan kebencian dan dendam. Cara termudah untuk bisa memaafkan seseorang adalah dengan mengingat kebaikan-kebaikan yang pernah dilakukan orang lain pada kita.

Obat terampuh untuk mengobati hati adalah dengan mengingat kebaikan orang lain dan mengubur kebaikan-kebaikan yang pernah kita lakukan. Dengan begitu kita tidak akan sempat melihat keburukan-keburukannya. Kebaikan-kebaikan nya akan menumbuhkan rasa cinta dan kasih sayang.

Secara psikologis orang yang memaafkan lebih beruntung dari orang yang dimaafkan. Hati yang penuh maaf akan menjadi bersih dan bersinar, karena di dalam dadanya tidak ada tersimpan kebencian dan kekotoran jiwa serta penyakit hati, yang seringkali menimbulkan penyakit-penyakit lainnya. Hati yang terbebas dari dendam dan kebencian.... Hati yang didalamnya penuh rasa syukur... Hati yang tidak membiarkan tumbuhnya benih-benih kebencian.

Hati yang selalu terpaut dan selalu tertarik untuk selalu melakukan kebaikan. Kebaikan yang akan menarik kebaikan lainnya. Yang dengannya hati menjadi lebih bersinar, bening dan suci.Alangkah indahnya.

Memaafkan mungkin amat berat untuk diberikan kepada orang yang pernah melukai hati kita. Tetapi hanya dengan memaafkan kita akan dapat mengobati hati yang telah terluka. maaf yang diberikan secara ikhlas bagaikan pisau bedah yang membuang segala parut luka emosi

Orang yang hatinya bersinar tidak akan membiarkan dihatinya tumbuh dendam. Orang yang hatinya bersih tidak akan membiarkan dihatinya timbul noda-noda yang menurunkan kwalitas dirinya dimata Allah dan di mata manusia. Orang yang menuju jalan Tuhan dan ridha Ilahi, jiwanya akan diisi dengan hal-hal yang membuatnya lupa akan keburukan-keburukan orang lain.
Memang memaafkan lebih sulit daripada meminta maaf, justru disitulah kemuliaan diri seseorang diperlihatkan. Orang yang dihatinya menyimpan dendam tanpa dia sadari sebenarnya secara pelan-pelan menghancurkan dirinya sendiri. Secara pelan-pelan dia mengotori jiwanya yang tadinya bersih. Orang yang menyimpan dendam bagaikan menyimpan bara di dalam dada, yang akhirnya membakar diri nya sendiri. Orang yang membiarkan di dalam dirinya berkembang kebencian dan dendam adalah orang yang tidak bisa menikmati arti kebahagian. Orang yang tidak dapat menikmati indahnya kebeningan jiwa. Orang yang tidak bisa menikmati indahnya kehidupan.

Dendam dan kebencian tidak akan pernah bisa bersatu dengan hati yang bersih dan jiwa yang suci. Salah satu darinya akan mengalahkan yang lainnya. Begitu kebencian memenangkan pertarungan dalam jiwa dan tumbuh dengan subur , itulah tandanya hati kita sudah mulai ditumbuhi kekotoran jiwa dan bila itu dibiarkan berkembang jadilah dia ‘hati yang sakit’ . Bila hati yang sakit tidak segera diobati maka jadilah dia ‘hati yang mati’. Hati yang akhirnya tidak bisa menerima kebenaran. Hati yang tidak dapat membedakan yang baik dan yang buruk.
Adakalanya kita merasakan himpitan perasaan yang sangat menyesakkan. Bila tidak bisa diatasi sendiri boleh saja mencari teman yang bisa dijadikan tempat berbagi. Tapi carilah teman yang bisa menentramkan dan mendinginkan suasana hati, bukan teman yang justru membakar emosi dalam dada. Bukan teman yang justru membuat dada semakin panas. Namun teman yang bisa merubah panas menjadi menyejukkan. Teman yang bisa merubah tangis menjadi tawa.
Belajar memaafkan adalah salah satu terapi penyakit hati. Begitu kita memaafkan dan bisa menerimanya , maka beban jiwa semakin berkurang, luka yang tadinya menganga semakin menyempit dan akhirnya menutup . Dan bila benci dan dendam telah hilang sama sekali dari hati , maka jiwa semakin bening, hati semakin bersih, hidup semakin tentram semua terasa indah , jiwa dan fisik semakin sehat . Dengan begitu kita semakin mudah untuk merasakan indahnya hidup, nikmatnya bersyukur dan nikmatnya kasih sayang dengan sesama. Dan hatipun menjadi ikhlas.
Dengan memaafkan keadaan bisa berubah 180 derajat , orang yang tadinya musuh berubah menjadi sahabat yang terbaik. Hal yang pertama yang dapat kita lakukan ketika merasakan sakit di hati, adalah ketika kita berdoa dan memohon kekuatan Nya, seraya berkata , ‘Ya Allah , hamba telah memaafkannya, sembuhkanlah hamba Ya Rabbi, jangan biarkan hati ini kotor karena perbuatan orang lain. Jangan biarkan hati ini ternoda; Izinkanlah hamba memiliki dan menikmati indahnya kebeningan jiwa, Izinkan hamba merasakan indahnya kemulian-MU . Karena hanya Ridha- Mu lah Ya Allah yang hamba harapkan’ . rasakanlah bedanya ‘saat itu juga hati akan terasa sejuk dan lapang. Karena kita tidak membiarkan terbukanya pintu-pintu syetan untuk masuknya sesuatu yang buruk. Tidak membiarkan hati ternoda. Tidak membiarkan jiwa tercemar kebencian. ....InsyaAllah.

***
Membalas kebaikan dengan kejahatan adalah perangai yang serendah-rendahnya. Membalas kejahatan dengan kejahatan, bukanlah berperikemanusiaan. Membalas kebaikan dengan kebaikan adalah hal biasa. Membalas kejahatan dengan kebaikan adalah cita-cita kemanusiaan yang setinggi -tingginya. Kita harus sanggup hidup untuk meraih cita-cita itu terus tumbuh dan tumbuh...
Kasih sayang dan kekerasan selalu berperang di hati manusia seperti malapetaka yang berperang di langit malam yang pekat. Tetapi kasih sayang selalu dapat mengalahkan kekerasan. Karena kasih sayang adalah anugerah Ilahi.
Wallahu a’lam bishawwab
by : Bulan Cahaya
"

::: JIKA KITA ENGGAN MEMAAFKAN MAKA ALLAH TIDAK AKAN PERNAH MEMAAFKAN KITA :::

::: JIKA KITA ENGGAN MEMAAFKAN MAKA ALLAH TIDAK AKAN PERNAH MEMAAFKAN KITA :::: "
Bismillahirrahmaanirrahiim
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Memang, melupakan sekaligus memaafkan kesalahan orang lain termasuk perbuatan yang sangat berat. Seolah-olah pekerjaan memindahkan sebuah gunung dan bukit. Apalagi luka yang mereka ukir di dalam sanubari kita begitu dalam dan lebar. Sepertinya mudah di ucapkan tapi tidak semua orang mampu melakukan dengan ikhlas.
Namun kita tetap di tuntut untuk memaafkannya, terlebih ketika dia sudah meminta maaf kepada kita .
Mengapa demikian? Bukankah kita ketika berbuat salah juga ingin dimaafkan? Karena itu maafkanlah dia .
Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah bersabda :
“Barangsiapa yang didatangi saudaranya yang hendak meminta maaf ,hendaklah memaafkannya,apakah ia berada dipihak yang benar ataukah yang salah, apabila tidak melakukan hal tersebut (memaafkan) , niscaya tidak akan mendatangi telagaku (di akhirat) (HR Al-Hakim)
“Barangsiapa memaafkan saat dia mampu membalas maka Allah memberinya maaf pada hari kesulitan (HR Ath-Thabrani)
“Barangsiapa senang melihat bangunannya dimuliakan, derjatnya di tingkatkan , maka hendaklah dia mengampuni orang yang bersalah kepadanya, dan menyambung (menghubungi) orang yang pernah memutuskan hubungannya dengan dia “ (HR Al-Hakim)
“Jika hari kiamat tiba , terdengarlah suara panggilan, “Manakah orang-orang yang suka mengampuni dosa sesama manusianya?” Datanglah kamu kepada Tuhan-mu dan terimalah pahala-pahalamu .Dan menjadi hak setiap muslim jika ia memaafkan kesalahan orang lain untuk masuk surga.” (HR Adh-Dhahak dari ibnu Abbas Ra)
Fudail bin Iyad berkata : “Jiwa kesatria ialah memafkan kesalahan-kesalahan saudaranya.”
Anas RA berkata : “Ketika Rasulullah shalallahu Alaihi Wassallam duduk diantara kami, tiba-tiba ia tersenyum sehingga nampak gigi serinya ,maka umar bertanya :
”Apakah yang menyebabkan tertawamu Ya Rasulullah ?”
jawab beliau :”Ada dua orang berlutut di hadapan Tuhan Rabbul Izzati. Lalu yang satu berkata :”Aku menuntut hakku yang dianiaya oleh kawanku itu.”
Maka Allah menyuruh orang yang menganiaya :”Kembalikan haknya” .
Orang itu menjawab :”Tiada sesuatupun hasanahku (kebaikanku)”.
Maka berkatalah orang yang menuntut itu :”Suruhlah ia menanggung dosaku”.
Tiba-tiba Rasulullah shalallahu alaihi wasallam mencucurkan airmatanya menangis sambil bersabda :” Sesungguhnya hari itu sangat ngeri, hari dimana tiap-tiap orang ingin kalau orang lain menanggung dosanya. Lalu Allah Ta’ala berfirman kepada yang menuntut :
“Lihatlah keatas kepalamu, perhatikanlah surga-surga itu. Maka ia mengangkat kepalanya lalu berkata : “Ya Tuhan, aku melihat gedung-gedung dari emas yang bertaburkan mutiara, untuk nabi yang manakah?”
Allah menjawab :”Itu untuk siapa saja yang membayar harganya.”
Ia bertanya : “Siapakah yang dapat membayar harganya?”
Allah menjawab :” Engkau mempunyai harganya.”
Ia berkata : “Apakah itu Ya Tuhan?”
Allah menjawab :” Memaafkan kawanmu itu.”
Lansung ia berkata : “Aku memaafkan dia “
Maka Allah berfirman :”Peganglah tangan kawanmu itu dan masuklah kalian berdua ke surga “
Kemudian rasulullah membaca “Fattaqullaaha wa ashlihuu dzaata bainikum , sebab Allah memperbaiki (mendamaikan) antara kaum mukminin dihari kiamat “ (HR Abu ya’la Al Maushili)
Nabi Muhammad Shalallahu bersabda kepada Uqbah ; “Ya Uqbah maukah engkau kuberitahukan tentang akhlak penghuni dunia akhirat yang paling utama? “Apa itu Ya Rasulullah? . “Yaitu menghubungi orang yang memutuskan hubungan denganmu, memberi orang yang menahan pemberiannya kepadamu, memaafkan orang-orang yang pernah menganiayamu “ (HR Al-Hakim dari Uqbah bin Amir Al-Juhani )
Sementara itu ,kalau ia belum mau taubat dan minta maaf, maka doakanlah agar suatu saat dia menyadari akan kesalahan yang dia lakukan dan bertaubat atasnya,Kalau kita tidak mau memafkannya sama artinya kita membiarkannya menanggung dosa dan berjalan menuju ke neraka. Jika demikian alangkah naifnya kelak kita di hadapan Allah.
Janganlah kita bersikukuh untuk enggan memaafkan orang lain, karena akan menyebabkan dosa kita tidak pernah diampuni oleh NYA. Bukankah ini merupakan kerugian besar yang menimpa seseorang?!
“Dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin Allah mengampunimu? Dan Allah adalah maha pengampun lagi maha penyayang”. (QS An-Nuur :22)
“Barangsiapa yang tidak mau memberi ampun kepada orang, maka ia tidak akan di beri ampun “ (HR Ahmad dari Jabir bin Abdullah Ra)
Mari kita belajar dari sifat pemaafnya Allah kepada para hamba –NYA yang telah membunuh para wali-NYA. Sifat pemaaf Rasulullah pada umat yang menyakitinya. Teladan para sahabat Ra yang mau berlapang dada kepada saudaranya yang telah menyinggung perasaannya.
Ucapkanlah ucapan kasih sayang padanya :
“Pada hari ini tidak ada cercaan kepada kamu , mudah-mudahan Allah mengampuni (kamu) ,dan DIA adalah Maha Penyayang diantara Penyayang.” ( QS Yusuf ;92)
Inilah ucapan Nabi Yusuf AS kepada saudaranya ,ketika mereka minta maaf atas kesalahan yang mereka lakukan di masa lalu
Wallahu a’lam bishawwab

"

::: SETIAP BUNGA ITU INDAH :::

::: SETIAP BUNGA ITU INDAH :::: "
Mengapa dunia terasa sempit dalam pandangan kita?
Mengapa kita membatasi pandangan kita tentang kecantikan yang hanya satu macam?
Bukankah bunga-bunga dengan segala bentuknya itu indah; ada bunga yasmin, full (sejenis melati),mawar baladi, anggrek, aster, dan berbagai bunga lainnya yang beragam warna dan keharumannya?
Secara Umum orang mengurutkan Keindahan / kecantikan menjadi 3 macam :


1. Kecantikan Jiwa dan Hati (Inner beauty)
Kecantikan inilah yang memberikan kecantikan abadi kepada pemiliknya, tidak akan lapuk dimakan usia
Mereka yang memiliki kecantikan ini :
Cinta akan kebaikan dengan segala bentuknya, seperti mendekatkan diri pada Allah,
suka berbuat baik kepada orang lain,
memiliki perangai / sikap luhur,
lidah yang selalu mengucapkan perkataan yang baik,
hati yang selalu membawa kebaikan kepada orang lain,
dan berprasangka baik kepada lingkungan sekitar.


2. Kecantikan pikiran dan akal , memberikan kecantikan khas kepada pemiliknya , melindunginya dari sifat ceroboh dan menjauhkannya dari kebencian orang lain.
Mereka memiliki sifat cerdas, kreatif dan inovatif
Mengaplikasikan pemikiran dengan benar
Bijak dalam mengambil keputusan dan tepat dalam bertindak .


3. Kecantikan Wajah dan Tubuh
Kecantikan ini tidak seorangpun yang dapat terlibat didalamnya karena ini merupakan anugrah dari Allah .Akan tetapi jenis kecantikan ini tidak abadi, akan cepat sekali hilang jika tidak didukung oleh alat-alat dan obat-obat kecantikan atau kosmetik. Kecantikan seperti ini bisa diperoleh dengan berdandan, merias diri . Bukankah peralatan-peralatan moderan tidak pernah berhenti melakukan perubahan bentuk seseorang?
Inner beauty (kecantikan Jiwa dan hati ) adalah suatu kekuatan yang tidak terlihat memancarkan keindahan, karisma seseorang, tetapi pengaruhnya -imbasnya- terasa oleh orang lain.
Memoles daya tarik lahir jauh lebih mudah daripada daya tarik batin karena polesan fisik bisa dilakukan secara instan. Dengan memoles wajah ke salon, ditambah balutan pakaian yang bagus secara fisik akan tampil menarik, padahal yang terpenting adalah kepribadiannya. Seseorang dapat memancarkan aura keanggunan fisiknya dari kepribadiannya sehingga tampil sebagai sosok yang mempesona.

'Orang yang wajahnya biasa-biasa saja bisa tampil menarik, tetapi orang yang menarik tidak harus selalu cantik.”
Begitupun orang yang cantik/ tampan secara fisik tidak akan abadi karena faktor usia dibandingkan dengan orang yang cantik batinnya.
Kecantikan dan ketampanan lahir yang tidak disertai dengan kecantikan batin akan seperti rumah tanpa tiang. Apabila suatu saat dihantam bencana yang menimpanya, dia menjadi putus asa dan rendah diri.

Kecantikan batin adalah ketakwaan kepada Allah. Orang yang selalu memelihara ketakwaan akan dapat mengalahkan kecantikan / ketampanan yang hanya dimiliki lahiriah. Inilah senjata ampuh agar selalu percaya diri, karena kepada Allah lah tujuan hidupnya dipersembahkan.
Bukankah kita sering melihat seorang yang sangat cantik, tapi orang-orang malah menjauhinya setelah mengetahui keburukan sifatnya , serta sombong , egois atau bisa jadi karena dia tidak mengetahui bagaimana cara bergaul dengan orang lain sehingga mereka menyukainya? ...
Pada dasarnya semua orang berpotensi untuk memiliki kecantikan batin (inner beaty), asalkan mau mengasahnya dan berubah menjadi lebih baik.

Lalu bagaimana mengasah Inner beauty?

Hal pertama yang harus dilakukan adalah berpikir positif terhadap diri sendiri dan orang lain. Berpikir positif di yakini dapat membuat wajah kita makin bersinar karena apa yang ada di dalam hati atau pikiran kita akan terpancar melalui wajah dan mata. Jangan menyesali kekurangan diri, lebih baik berpikir positif bahwa manusia memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing.
Kemudian asahlah kemampuan intelektual kita, dengan wawasan dan pengetahuan yang luas, akan membuat kita mempunyai nilai plus.
Selain itu jangan lupa untuk selalu mensyukuri nikmat yang kita peroleh karena rasa syukur yang tulus akan membuat batin lebih tenteram. Hal ini akan memberikan pancaran tersendiri pada wajah kita. Rasa syukur membuat kita terhindar dari rasa iri dan dengki. Biasakanlah untuk mengulurkan bantuan dengan ikhlas bagi orang yang membutuhkan.
Hal yang tak kalah penting adalah senyum, karena senyum yang tulus dapat meluluhkan ketegangan jiwa dan membuat wajah lebih bersinar.
“SESUNGGUHNYA KALAU MEREKA BERIMAN DAN BERTAKWA, (NISCAYA MEREKA AKAN MENDAPAT PAHALA), DAN SESUNGGUHNYA PAHALA DARI SISI ALLAH ADALAH LEBIH BAIK, KALAU MEREKA MENGETAHUI” (Qs Al-baqarah :103)
Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “SESUNGGUHNYA ALLAH TIDAK MELIHAT TUBUH-TUBUH KALIAN, JUGA PENAMPILAN KALIAN, TAPI MELIHAT HATI DAN PERBUATAN KALIAN. TAKWA ITU DISINI, TAKWA ITU DISINI, BELIAUPUN MENUNJUK DADANYA” (HR Bukhari-Muslim).
Inilah bukti keadilan Allah, ternyata yang memiliki tempat dan derajat tertinggi disisi Allah bukan karena kecantikan, kemolekan atau ketampanan, melainkan yang menentukan nya adalah ketakwaan.
Carilah seribu macam cara untuk mendapatkan nilai takwa dan berlomba-lombalah dalam kebajikan.
Keindahan tidak hanya dari segi fisik, tetapi seharusnya tercermin dari dalam (inner beauty) yakni mempunyai kecantikan ruhiah, cerdas emosional, cerdas spiritual dan cerdas intelektual. Itulah kecantikan yang sebenarnya.
“DAN BAGI TIAP-TIAP UMAT ADA KIBLATNYA (SENDIRI) YANG IA MENGHADAP KEPADANYA. MAKA BERLOMBA-LOMBALAH KAMU (DALAM BERBUAT) KEBAJIKAN. DIMANA SAJA KAMU BERADA PASTI ALLAH AKAN MENGUMPULKAN KAMU SEKALIAN (PADA HARI KIAMAT). SESUNGGUHNYA ALLAH MAHA KUASA ATAS SEGALA SESUATU” (Qs Al-baqarah: 148)
***
Untuk bibir nan menarik
Ucapkan perkataan yang baik
Untuk pipi nan lesung
Tebarkan senyum ikhlasmu dimuka bumi
Untuk mata indah menawan
Lihatlah selalu kebaikan orang lain
Untuk tubuh yang lansing
Sisihkan makananmu bagi fakir miskin
Untuk jemari tangan nan lentik menawan
Hitunglah doa dan pujianmu dengannya
Untuk wajah putih bercahaya
Basuhlah muka disetiap pergantian waktu
Untuk mendapatkan sikap tubuh yang indah
Berjalanlah dengan segala ilmu pengetahuan
Dan anda tidak akan pernah berjalan sendirian
Keindahan usia terletak pada kedewasaannya
Bukan pada kekanak-kanakannya
Keindahan kesucian terletak pada penjagaannya
Bukan pada keperawanan yang terenggut
Keindahan cinta terletak pada ketaatan yang sempurna
Tidak ambisius selain yang dicintainya
Bukan terletak pada jumlah yang dicintainya
Sinar kecantikan yang sebenarnya itu
Antara langit dan bumi ketika matahari terbit
Bukan pada kecantikan yang dibuat-buat (imitasi) dan kemanjaan palsu
Kecantikan fisik akan pudar oleh waktu
Tapi kecantikan perilaku tak pudar meski oleh kematian…
Wallahu a’lam bishawwab
~Bulan Cahaya~

"

::: KETIKA KEMATIAN TAK ADA LAGI :::

::: KETIKA KEMATIAN TAK ADA LAGI :::: "
“Dan berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan, Yaitu ketika segala perkara telah diputuskan dan mereka dalam kelalaian dan mereka tidak pula beriman (QS Maryam : 39)
Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam menudingkan tangannya kearah dunia ketika melafalkan ayat tersebut. Itulah ayat ke 39 surat maryam yang berisi titah Allah kepada Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam yang mulia itu untuk mengingatkan umat manusia akan datangnya hari penyesalan .
Akan tiba suatu masa dimana hari-hari manusia hanya berisi penyesalan-penyasalan yang paling pedih dan memiriskan tapi manusia sama sekali tidak akan mendapatkan apa-apa dari penyesalan itu. Karena ladang amal sudah ditutup,dan hari-hari indah didunia sudah berlalu.
Dan tudingan tangan Rasulullah SAW dengan telak menunjuk pada umat manusia yang sebagian besar lalai dan tidak beriman dalam arti sesungguhnya.
Untaian ayat yang diikuti tudingan Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam ini diceritakan Imam Muslim dalam shahihnya. Hadis yang berasal dari Abu Said Al-Khudri itu menceritakan tentang satu hal bahwa kehidupan di dunia lenyap dan berganti alam akhirat, ada hal lain yang juga hilang dalam suratan takdir manusia. Yaitu KEMATIAN YANG SELAMA INI MENDAMPINGI KEHIDUPAN MANUSIA.
Maka jika didunia ada kehidupan dan ada kematian maka di akhirat ada kehidupan tapi tidak ada kematian.
Rasulullah menggambarkan bahwa kematian di akhirat dihadirkan dalam wujud kambing yang sangat bagus . Kambing itu lantas ditambatkan diantara surga dan neraka . Lalu ditanyalah penghuni surga.
“Apakah kalian mengenal kambing ini?”
“Ya kami mengenalnya . Itu adalah kematian, “ ujar penghuni surga setelah terlebih dahulu memperhatikan dengan seksama.
Ditanya pula penghuni neraka.
“Hai penghuni neraka apakah kalian mengenal kambing ini?”
“Ya itu adalah kematian” , ujar mereka.
Maka setelah di mafhumi, diperintahkan agar kambing itu disemblih dan kambing itupun disemblih. Lalu di Firmankan :
“Hai penghuni surga tinggallah selama-lamanya karena kematian sudah tidak ada lagi . Hai penghuni neraka tinggallah selama-lamanya karena kematian sudah tidak ada lagi.”
Dapat dibayangkan hari-hari apa yang akan dilewati penghuni surga dan hari-hari macam apa yang dilewati penghuni neraka.
Penghuni surga pasti akan mengenang kembali kematian mereka dengan tersenyum . Kematian telah mengantarkan pada kenikmatan yang tak putus karena mereka terhindar dari kelalaian dan ketakberimanan.
Sementara penghuni neraka kembali mengenang kematian mereka dengan pilu dan rindu . mereka meratap sembari mengharapkan kematian datang kembali pada mereka agar siksa yang mereka terima bisa berakhir . Tapi itu tak akan terjadi, mereka akan tetap hidup...dan selamanya tidak akan berjumpa lagi dengan kematian.
Semoga Allah mengampuni kita.Aamiin Ya Rabbal alamiin..
Wallahu a’lam bishawwab
***
"